Pandora Beadsuk

Referensi informasi terbaru dan bermanfaat
Perlukan Memakai Perlengkapan Bayi Berupa Ranjang

Sebelum melahirkan, tentunya Anda memikirkan di mana si kecil akan tidur nantinya. Apakah akan bersama Anda, atau membeli perlengkapan bayi berupa ranjang untuknya. Sebenarnya, tak ada yang salah dengan kedua pilihan ini. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Apa saja itu?

Tidur Bersama Orang Tua

Bayi yang tidur seranjang dengan orang tua sebenarnya memiliki kelebihan tersendiri. Misalnya saja, bayi yang tidur bersama orang tua memiliki kecenderungan dapat bangun sendiri untuk meminta susu. Hal ini sangat baik mengingat si kecil butuh minum susu setidaknya 3 jam sekali.

Dengan tidur seranjang, bisa meminimalisir Anda lupa bangun untuk memberinya makan. Hanya saja, banyak penelitian juga membuktikan bahwa bayi yang tidur bersama orang tua memiliki risiko terkena SIDS atau suddent infant death syndrome atau kematian mendadak bayi ketika tidur.

Biasanya, hal ini akan menyerang bayi yang berusia kurang dari 11 bulan dan si ibu juga merokok selama masa kehamilan dan sesudah melahirkan. Risiko SIDS ini rata-rata telah terjadi pada 1 banding 100.000 bayi.

Tidur dengan Ranjang

Meski risiko SIDS juga masih bisa menyerang bayi yang tidur sendiri, namun angkanya jauh lebih kecil dibandingkan tidur bersama orang tua. Anda memang tak bisa memantau si kecil setiap saat dan bisa saja melewatkan jatah susu si kecil sesekali. Namun, ketahui bahwa memberikan perlengkapan bayi berupa ranjang memiliki manfaat untuknya di masa depan.

Anak yang terbiasa tidur sendiri di masa kecilnya memiliki kecenderungan rasa percaya diri yang lebih besar dibanding anak yang tidur seranjang dengan orang tuanya. Selain itu, mereka juga cenderung memiliki keberanian yang lebih besar.

Hal yang Harus Diperhatikan Bila Bayi Tidur di Ranjang Sendiri

Tentunya, bila Anda memutuskan untuk memberikan ranjang tidur sendiri pada bayi, ada hal yang harus Anda perhatikan. Pertama, selalulah naikkan railing ranjang bayi untuk menghindari anak yang lebih besar atau binatang peliharaan masuk ke dalam. Selain itu, pastikan permukaan ranjang rata dan tebalnya tak lebih dari 15 cm.

Amannya, celah antara matras dan pinggir ranjang bayi maksimalnya adalah 3 cm dan celah antara jeruji satu dengan yang lainnya adalah 6 cm. Anda juga harus memperhatikan bahwa tak ada komponen ranjang bayi yang rusak atau bautnya yang kendur. Sebab, hal ini tentunya akan membahayakan bayi. Jangan juga letakkan ranjang di dekat kabel atau stop kontak, ya!

Jadi, bila disuruh memilih antara membelikan perlengkapan bayi berupa ranjang atau tidak, Anda pilih yang mana? Mana saja tak masalah, kok! Asalkan Anda memilih ranjang yang bagus atau meletakkan si kecil di tempat yang pas di ranjang Anda. Paling penting, Anda juga selalu memperhatikan si kecil dan menyediakan apa kebutuhannya.

shares